Abstract :
Latar Belakang: Pembedahan merupakan suatu tindakan pengobatan dengan cara
membuka atau menampilkan bagian tubuh yang akan diobati dengan membuat
sayatan dan diakhiri dengan penutupan luka bekas sayatan tersebut.. Perawat
berperan penting dalam mengatasi masalah nyeri yang dirasakan pasien
pembedahan atau pasca operasi. Salah satu tindakan keperawatan yang dilakukan
adalah untuk mengurangi sensasi nyeri yang dirasakan oleh pasien pasca operasi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik
relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien pasca operasi di
bangsal bedah kelas III RSUD Wates 2017
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental dengan
pendekatan One Group Pretest-Postest Without Control Group dengan metode
pengambilan sampel Accidental Sampling. Sampel yang digunakan sejumlah 30
responden. Data diambil menggunakan lembar observasi dan menggunakan uji
Wilcoxont Signed Rank Test.
Hasil: Penurunan nyeri pada pasien pasca operasi yang mendapat teknik relaksasi
nafas dalam secara keseluruhan mengalami penurunan skala nyeri (100%).
Berdasarkan hasil analisis didapatkan penurunan nyeri sesudah intervensi dengan
skala nyeri ringan (23,3%) dan nyeri mengganggu (76,7%). Terdapat pengaruh
pemberian teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien
pasca operasi di bangsal bedah kelas III RSUD Wates (p=0,000=0,005).
Kesimpulan: Teknik relaksasi nafas dalam berpengaruh terdapat penurunan nyeri
pada pasien pasca operasi di bangsal bedah kelas III RSUD Wates.
Kata Kunci : Pembedahan, Nyeri, Post Operasi, Teknik Relaksasi Nafas Dalam