Abstract :
INTISARI
Latar Belakang : Penelitian ini mengungkapkan gambaran pelaksanaan
identifikasi pasien sebelum melakukan tindakan keperawatan di RSUD Wates.
Kesalahan identifikasi pasien sering terjadi di tahapan diagnosis dan pengobatan
sehingga diperlukan ketepatan identifikasi pasien.
Tujuan penelitian : Mengetahui gambaran identifikasi pasien sebelum
melakukan tindakan keperawatan di RSUD Wates.
Metode Penelitian : Metode kuantitatif yang menghasilkan data deskriptif
dengan cara observasi sehingga dapat menggambarkan pelaksanaan identifikasi
pasien di RSUD Wates. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik
pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel 135
respoden perawat.
Hasil : Karakteristik responden yang berusia 17-26 tahun 17 %, 26-35 tahun 57,8
%, 36-45 tahun 23 % dan 46-55 tahun 2,2 %. Jenis kelamin laki-laki 22,2 % dan
perempuan 77,8%. Pendidikan DIII Keperawatan 91,1 %, D IV 5,2 % dan S1 3,7
%. Masa kerja 1-10 tahun 77,8 %, 11-20 tahun 18,5 %, masa kerja 21-30 tahun
3,7 %. Status kepegawaian non PNS 69,9 % dan PNS 30,4 %.
Kesimpulan : Dilakukan identifikasi 71,9 % dan tidak dilakukan identifikasi 28,1
%. Pelaksanaan identifikasi sebelum transfusi darah 100 %, sebelum tindakan
75,5 %, sebelum pengambilan darah 75 % dan sebelum pemberian obat 64,1 %
Kata Kunci : Identifikasi Pasien, Keselamatan Pasien