Abstract :
Latar belakang : Perawat baik dengan pengetahuan, motivasi, sikap, pendidikan dan kepatuhan
dalam mengatasi masalah nyeri operasi baik maindiri maupun kolabiratif. Perawat jaga ketika
dihadapkan dengan keluhan nyeri, selama ini kenamyakan langkah awal yang diambil adalah
kolaborasi dokter untuk obat-obatan analgetik, masih jarang menggunkan tehnik relaksasi (NonFarmakologi).
Tujuan
Penelitian : Penelitian berangkat dari identifikasi tujuan dari penelitian ini untuk
melihat factor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan tehnik
tarik nafas dalam guna menurunkan tingkat nyeri.
Metode Penelitian : Peneliti ini menggunakan metode kuantitatif dengan model pendekatan
cross sectional. Metode pengambilan sampel yaitu total sampling dengan 32 subjek responden.
Pengumpulan data dengan kuesioner dan observasi.
Hasil Penelitian : Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa semua faktor memiliki hubungan
yang signifikan terhadap kepatuhan. Tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan nilai ? = 0,022 < ?
= 0,05, Beban kerja terhadap kepatuhan ? = 0,004 < ? = 0,05, Motivasi terhadap kepatuhan ? =
0,004 < ? = 0,05, Sikap terhadap kepatuhan ? = 0,003 < ? = 0,05, Kemampuan terhadap
kepatuhan nilai ? = 0,010 < ? = 0,05, organisasi terhadap kepatuhan ? = 0,010 < ? = 0,05,dan
pekerjaan terhadap kepatuhan ? = 0,011 < ? = 0,05,
Kesimpulan : Dari faktor-faktor kepatuhan tersebut semuanya ada hubungan nya dengan
kepatuhan perawat dalam melaksanakan tehnik tarik nafas dalam.
Kata kunci: Pos operasi, Nyeri, Kepatuhan