Abstract :
Latar Belakang: Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia agar memiliki
fungsi tubuh yang oftimal. Kualitas tidur yang buruk dikatakan dapat
mengaktivasi sistem saraf simpatis yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi.
Tujuan penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat
hubungan durasi dan kualitas tidur terhadap kejadian hipertensi di Dusun Polman
Desa Argorejo Kecamatan Sedayu Bantul.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang bertempat tinggal di
Dusun polaman Desa Argorejo Sedayu Bantul sejumlah 116 responden.Instrumen
dalam penelitian in menggunakan kuesioner PSQI, Sampel dalam penelitian ini
berjumlah 32 yang di ambil dengan teknik simple random samplingyaitu
mengambil sampel dengan undian, memilih bilangan dari daftar bilangan secara
acak.Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji statistik
koefisien kontingensi.
Hasil :Korelasi antara durasi tidur dengan kejadian hipertensi
(p<0,05) dengan
tingkat keeratan sedang yaitu 0,548, sedangkan korelasi kualitas tidur dengan
kejadian hipertensi 0,000
(p<0,05)memiliki tingkat keeratan kuat yaitu 0,707.
Ada hubungan durasi dan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada lansia di
Dusun Polaman Desa argorejo Sedayu Bantul.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan durasi dan
kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada lansia Dusun Polaman Desa
Argorejo Kecamatan Sedayu Bantul.
Kata Kunci:Durasi tidur, Kualitas tidur, Hipertensi, Lansia.