Abstract :
INTISARI
Latar Belakang: Menjadi narapidana merupakan stressor yang berat dalam kehidupan
sehingga bisa meimbulkan kecemasan. Lapas maupun Rutan yang berada di Jawa Tengah
melakukan program pembinaan Religiusitas untuk mengurangi tingkat kecemsan pada
narapidana diantaranya membrikan pendidikan agama seperti belajar membaca Al-Qur?an,
pendidikan ilmu fiqih, penyuluhan keagamaan yang dilakukan langsung oleh pihak
department agama kabupaten Wonogiri.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan tingkat
religiusitas dengan tingkat kecemasan di rumah tahanan kelas IIB Kabupaten Wonogiri Jawa
Tengah.
Metode Penelitian:. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Crossectional. Populasi
dalam penelitian ini adalah Narapidana Menjelang Bebas di Rumah Tahanan Negara Klas IIB
Kabupaten Wonogiri yang berjumlah 31 orang. Tekhnik pengmbilan sampel dalam penelitian
ini adalah menggunakan Total Sampling.
Hasil Peneletian: Berdasarkan hasil uji statistik kendall?s tau didapatkan hasil ada hubungan
antara tingkat religiusitas dengan tingkat kecemasan pada narapidana menjelang bebas yang
ditunjukkan dengan nilai P Value sebesar 0,000. Maka Ha dalam penelitian ini dapat diterima
dan H0 ditolak. Sedangkan untuk keeratan hubungan didapatkan nilai koefisiensi korelasi
sebesar 0,655 yang berarti keeratan hubungan antara kedua variabel adalah kuat.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat religiusitas dengan tingkat kecemasan pada
narapidana menjelang bebas di rumah tahanan negara klas IIB Kabupaten Wonogiri Jawa
Tengah.
Kata Kunci: Tingkat Religiusitas, Tingkat Kecemasan, Narapidana Menjelang Bebas.