Abstract :
intisari
Latar Belakang : Lansia merupakan tahapan paling akhir perjalanan dari
kehidupan seluruh umat manusia didalam masa ini para lansia akan
mengalami proses penuaan atau bisa juga disebut aging yang merupakan
suatu proses yang hebat sebagai akibat dari perubahan-perubahan sel,
fisiologis, dan psikologis. Jumlah lansia diseluruh dunia saat ini
diperkirakan ada 500 juta dengan usia rata-rata 60 tahun dan diperkirakan
pada tahun 2025 akan mencapai 1,2 milyar lansia. Jumlah penduduk lansia
di DI Yogyakarta dengan jumlah lansia 448.223 orang diperkirakan pada
tahun 2025 lansia akan mencapai 4,5 juta orang. hasil studi pendahuluan
terdapat 126 lansia tersebut dibagi menjadi 13 wisma, dan dari 126 lansia
juga ada 2 lansia yang di ruang isolasi. Sedangkan berdasarkan hasil
wawancara dengan 12 lansia, dan lansia yang mengalami stres berjumlah 8
lansia di bpstw Abiyoso Yogyakarta.
Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh pendidikan kesehatan lansia tentang tehnik relaksasi di Balai
Pelayanan Trensa Werdha Abiyoso, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta dengan
penurunan tingkat stres pada lansia.
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen
dengan two group pre and post test design. rancangan penelitian ini, terdapat
kelompok kontrol dan kelompok intervensi yang dilakukan pretest dan
posttest. Populasi dalam penelitian ini terdapat 56 lansia. Sampel yang
digunakan yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 46 responden kemudin
dengan menggunakan simple random sampling.
Hasil : Ada pengaruh dari pemberian pendidikan kesehatan teknik relaksasi
otot progresif terhadap tingkat stres dari data pre dan posttest pada
kelompok intervensi dengan nilai p-value 0,000, sedangkan dikelompok
kontrol terdapat perubahan lebih parah dengan nilai p-value 0,317.
Kesimpulan : Ada pengaruh dari pemberian pendidikan kesehatan tehnik
relaksasi otot progresif terhadap tingkat stress pada lansia di bpstw Abiyoso
Yogyakarta.
Kata Kunci : Relaksasi Otot Progresif, Stres, Lansia