Abstract :
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Di BPSTW Abiyoso
Sleman Yogyakarta
Novitasari
1
, Sri Werdati
2
, Oktaviana Maharani
3
Intisari
Latar Belakang : World Health Organization Menyatakan penyakit tidak menular pada
lansia di antaranya hipertensi, Hipertensi menjadi masalah pada lanjut usia karena
sering ditemukan Lebih dari separuh kematian di atas usia 60 tahun disebabkan oleh
penyakit jantung dan serebrovaskuler. Gejala-gejalanya itu adalah sakit kepala/rasa
berat di tengkuk, pusing (vertigo), jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan
kabur, telinga berdenging (tinnitus), dan mimisan. Berbagai upaya dalam
penatalaksanaan menangani penderita hipertensi telah banyak dilakukan baik secara
pengobatan farmakologi maupun nonfarmakologi dan pengobatan komplementer
Sekarang sedang tren pengobatan menggunakan komplementer seperti terapi musik
terhadap tekanan darah lansia.
Tujuan Penelitian : untuk mengetahui Pengaruh Terapi Musik terhadap penurunan
tekanan darah pada lansia.
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan two group
pre and post test design. rancangan penelitian ini, terdapat kelompok kontrol dan
kelompok intervensi yang dilakukan pretest dan posttest. Populasi dalam penelitian ini
terdapat 44 lansia. Sampel yang digunakan sebanyak 40 responden dengan
menggunakan purposive sampling.
Hasil : Perbedaan tekanan darah pada kelompok intervensi dan kontrol sebelum dilakukan
pemberian terapi musik pada lansia dengan tekanan darah memiliki nilai p-value 0,606.
Sedangkan pada kelompok kontrol dan intervensi setelah dilakukan pemberian terapi
musik memiliki tekanan darah nilai p-value 0,001.
Kesimpulan :Ada pengaruh pemberian Terapi Musik terhadap penurunan tekanan darah
lansia di BPSTW Abiyoso Sleman Yogyakarta selama 3 hari berturut-turut dalam waktu
10 menit , oleh Karena itu terapi musik dapat diterapkan untuk menurunkan tekanan
darah dan menjadi pengobatan alternatif.
Kata Kunci :Terapi Musik, Penurunan Tekanan Darah,Lansia