Abstract :
Latar Belakang: Pengetahuan dan peran ibu bermanfaat bagi proses perkembangan
anak untuk memberikan stimulasi pada tahap tumbuh kembang anak secara
menyeluruh dalam aspek fisik, mental dan sosial. Pemberian stimulasi psikososial
penting dilakukan orang tua untuk pengembangan emosi anak karena Penyimpangan
mental emosional yang tidak diselesaikan memberikan dampak negatif terhadap
perkembangan anak, terutama di pematangan karakternya, mengakibatkan terjadinya
penyimpangan mental emosional yang berupa perilaku berisiko tinggi. Depertemen
kesehatan R1 (2012) melaporkan bahwa 0,4 juta (16%) balita Indonesia mengalami
gangguan perkembangan, sedangkan Dinas kesehatan (2012) melaporkan bahwa anak
usia prasekolah mengalami gangguan perkembangan sebesar 85.776 (62,02%).
Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan
psikososial dengan penyimpangan mental emosional anak usia prasekolah di TK ABA
Patangpuluhan.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan
pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden.
Tehnik sampling menggunakan total sampling, yaitu seluruh ibu yang anaknya usia
prasekolah 3-6 tahun bersekolah di TK ABA Patangpuluhan Yogyakarta dan
Instrument yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan ibu dengan penyimpangan
mental emosional anak usia prasekolah.
Hasil: penelitian ini mayoritas responden berusia usia 26-35 tahun sebanyak 60
(75,0%), sebagian besar responden adalah ibu rumah tangga sebanyak 61 (76,3%)
dengan berpendidikan SMA sebanyak 37 (46,3%), memiliki pengetahuan Baik
sebanyak 42 (52,5%). Penelitian ini juga menunjukan terdapat hubungan yang
signifikan antara pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan psikososial dengan
penyimpangan mental emosional anak usia prasekolah di TK ABA Patangpuluhan
Yogyakarta dengan hasil nilai p value 0,000 (p<0,05).
Kesimpulan: ada hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan
psikososial dengan penyimpangan mental emosional anak usia prasekolah di TK ABA
Patangpuluhan Yogyakarta.
Kata Kunci: Pengetahuan, Perkembangan Psikososial, Penyimpangan mental
Emosional.