Abstract :
Latar belakang : Perilaku bermain game online remaja dimulai dengan rasa ingin
tahu dan pergaulan dari teman-temannya. Mereka membuat permainan game
online sebagai media rekreasi bagi remaja. Adapun dampak negatif yang akibat
kecanduan game online terjadi pada kesehatan fisik dan psikososial. Seseorang
dengan kecanduan game online cenderung berada di depan komputer selama
berjam-jam dengan posisi duduk bisa mengakibatkan nyeri punggung bawah.
Salah satunya faktor nyeri punggung bawah yaitu duduk lama dan posisi duduk
tidak sesuai.
Tujuan : Mengetahui hubungan intensitas penggunaan game online dengan nyeri
punggung bawah pada SMA Negeri 1 Sedayu Bantul Yogyakarta
Metode penelitian : Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional,
teknik sempling yang digunakan proportionate stratified sampel, dengan jumlah
sampel 158 siswa-siswi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner game
online dan nyeri punggung bawah.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 17
tahun sebanyak 66 siswa-siswi (41,8%), laki-laki dan perempuan memiliki
persentase yang sama yaitu (50%). Sebagian siswa-siswi memiliki intensitas
penggunaan game online sedang dengan siswa-siswi 84 (53,2%), dan untuk nyeri
punggung bawah 76 siswa-siswi (48,1). Penelitian ini menunjukan ada hubungan
yang signifikan antara intensitas penggunaan game online dengan nyeri punggung
bawah di SMA Negeri 1 Sedayu Bantul Yogyakarta dengan nilai p value = 0,000,
dengan keeratan hubungan (0,519)
Kata kunci : Game online, Nyeri punggung bawah, Remaja