Abstract :
Latar Belakang: Flebitis menjadi salah satu indikator mutu pelayanan Rumah
Sakit. Angka kejadian flebitis di RSUD Wonosari masih tinggi yaitu pada tahun
2016 terdapat 131 kejadian flebitis. Kejadian flebitis di RSUD Wonosari paling
sering ditemui pada Bangsal Umum (Bakung) dengan kejadian flebitis sebanyak
16 kejadian yang terjadi pada bulan Agustus.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan perawatan infus dengan kejadian
flebitis pada pasien rawat inap di bangsal umum RSUD Wonosari.
Metode Penelitian: Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif
dengan rancangan cohort dengan sampel 80 pasien yang dihitung dengan rumus
slovin dan diambil dengan tehnik purposive sampling. Instrumen penelitian yang
digunakan berupa lembar observasi. Uji yang digunakan adalah Kendall-tau.
Hasil: Berdasarkan data penelitian didapatkan hasil bahwa perawatan infus yang
tidak sesuai SOP sebanyak 64 kasus (80,00%) dan pasien yang mengalami flebitis
yaitu 41 pasien (51,2%) dengan p value 0,000 (p <0,05).
Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil
bahwa ada hubungan antara perawatan infus dengan kejadian flebitis pada pasien
rawat inap di bangsal umum RSUD Wonosari tahun 2017
Saran: Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam
menentukan kebijakan berupa pembuatan SOP perawatan infus di RSUD
Wonosari.
Kata kunci: perawatan infus, flebitis.