Abstract :
INSTISARI
Latar Belakang : Cuci tangan merupakan bagian penting dalam pelaksanaan
Universal Precautions. Kepatuhan perawat dalam mencuci tangan sangat menentukan.
Ketidakpatuhan cucitangan akan mempengaruhi i terjadinya infeksi baik pada perawat,
perawat maupun personal yang ada di Rumah Sakir. Kepatuhan perawat dalam cuci
tangan dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Hasil observasi pendahuluan
menunjukkan sebagian tenaga kesehatan di RSUD Dr. Tjitrowardojo tidak patuh dalam
mencuci tangan.
Tujuan : Mengetahui hubungan supervisi dan tim kerja dengan kepatuhan cuci
tangan tenaga kesehatan di RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo
Metode : Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan penedekatan cross sectional.
Jumlah sampel 100 orang perawat dengan teknik simple random sampling. Alat
pengumpulan data berupa kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan
uji chi square.
Hasil : Analisis chi square diperoleh ?2 hitung = 6,805 dengan p=0,009 . Karena
p<0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada hubungan supervisi dengan
kepatuhan cuci tangan tenaga kesehatan di RSUD Dr Tjitrowardojo . Nilai OR=3,530
artinya responden yang memiliki supervisi baik 3,530 kali cenderung patuh melakukan
cuci tangan dibandingan responden dengan supervisi kurang. analisis chi square
diperoleh ?2 hitung = 7,830 dengan p=0,005 . Karena p<0,05 maka Ho ditolak dan Ha
diterima artinya ada hubungan tim kerja dengan kepatuhan cuci tangan tenaga
kesehatan di RSUD Dr Tjitrowardojo NIlai Or=3,949 menujukkan responden yang
memiliki rtim kerja baik 3,939 kali cenderung patuh melakukan cuci tangan
dibandingkan responden dengan tim kerja kurang.
Simpulan : Ada hubungan supervisi dan tim kerja dengan kepatuha ncuci tangan.
Kata Kunci : Tim Kerja, Supervisi, Kepatuhan Cuci Tangan