Abstract :
Latar Belakang: Bronkitis merupakan Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK)
yang ditandai dengan hipertrofi dan hiperplasi pada mukosa bronchial. PPOK
adalah penyebab kematian keempat dunia yaitu menyebabkan kematian pada 3
juta orang atau setara 5% pada tahun 2015. Salah satu penyebabnya adalah lama
merokok pada seseorang perokok aktif.
Tujuan: Untuk mengetahui merokok sebagai faktor risiko kejadian bronkitis di
ruang rawat inap bangsal penyakit dalam RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah observational analitik. Rancangan
penelitian menggunakan case control. Sampel yang digunakan menggunakan
random sampling. Populasi penelitian ini adalah pasien laki ? laki di ruang rawat
inap bangsal penyakit dalam RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo sebanyak 100
orang. Sampel yang digunakan sebanyak 50 orang. Data diambil menggunakan
kuesioner dan lembar observasi . Analisis penelitian ini menggunakan uji Chi
Square.
Hasil : Responden semua laki-laki yang merokok jumlah 50 orang yang lama
merokoknya < 15 tahun sebanyak 15 responden (30%), yang > 15 tahun sebanyak
35 orang (70%), frekuensi merokok ringan sebanyak 26 orang (52%), sedang
sebanyak 19 orang (19%), berat sebanyak 5 orang (10%). Jenis rokok filter
sebanyak 42 orang (84%), non filter sebanyak 5 orang (10%), elektrik sebanyak 3
orang (6%).
Kesimpulan: Hasil uji statistic dengan Chi Square didapatkan bahwa nilai P=
0,00 < 0,05 artinya ada hubungan merokok sebagai faktor risiko dari kejadian
bronkitis.
Kata kunci: Bronkitis, merokok.