Abstract :
Latar Belakang : Kecemasan adalah sesuatu yang menimpa hampir setiap
orang pada waktu tertentu dalam kehidupannya. Tidur yang tidak adekuat dan
kualitas tidur buruk dapat mengakibatkan gangguan keseimbangan fisiologi dan
psikologi. Dampak fisiologi meliputi penurunan aktivitas sehari-hari, rasa lelah,
lemah, daya tahan tubuh menurun dan ketidakstabilan tanda-tanda vital. Dampak
psikologis meliputi depresi, cemas dan tidak konsentrasi. Kurang tidur dapat
mempengaruhi konsentrasi dan merusak kemampuan untuk melakukan kegiatan
yang melibatkan memori, belajar, pertimbangan logis, dan penghitungan
matematis. Pasien yang dirawat di ruang ICU sering terjaga dan tidak mencapai
tidur REM karena kondisi sakitnya.
Tujuan penelitian : Mengetahui hubungan kualitas tidur dengan
kecemasan pada pasien di Ruang ICU RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo.
Metode : Desain penelitian deskriptif korelasi, yaitu penelitian diarahkan
untuk menjelaskan suatu keadaan atau situasi. Jumlah sampel 47 pasien.
Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan analisis data menggunakan
korelasi Kendal Tau.
Hasil : Hasil menunjukkan bahwa dari 47 responden 51,1% memiliki
kriteria baik pada kualitas tidur dan 42,6% memiliki kriteria ringan pada
kecemasan pasien. Analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara
kualitas tidur dan kecemasan pasien di Ruang ICU dengan nilai Kendall Tau 0,460.
Kesimpulan
: Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kecemasan
pada pasien di Ruang ICU RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo.