Abstract :
INTISARI
Latar belakang Kepatuhan Tenaga Medis di Indonesia untuk mencuci tangan
sebelum menangani pasien berkisar 20 s/d 40 persen. Berdasarkan hasil studi
pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 21 sampai 30 maret 2017
didapatkan angka kepatuhan Hand Hygiene adalah 43,3% dari jumlah
pelaksanaan sebelum maupun sesudah kontak dengan pasien. Hand Hygiene
merupakan cara yang paling efektif dalam mencegah infeksi silang. Faktor yang
mempengaruhi kepatuhan Hand Hygiene adalah umur, masa kerja, pengetahuan,
sikap dan motivasi.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan kepatuhan Hand Hygiene petugas kesehatan di RSU
?Aisyiyah Purworejo
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross
sectional. Pengumpulan menggunakan kuesioner dan lembar Observasi. Analisa
data menggunakan uji Chi square. Populasi dalam penelitian ini adalah Bidan,
Perawat dan Dokter sebanyak 36 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total
sampling, Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 tenaga kesehatan.
Hasil Penelitian : Hasil analisa didapatkan 5 faktor yang berhubungan dengan
kepatuhan hand hygiene petugas kesehatan di RSU ?Aisyiyah purworejo yaitu
tidak ada hubungan antara usia dan pengetahuan dengan Kepatuhan hand hygiene,
ada hubungan masa kerja, sikap dan motivasi dengan Kepatuhan hand hygiene
petugas kesehatan di RSU ?Aisyiyah Purworejo.
Kesimpulan : Ada hubungan masa kerja, sikap dan motivasi dengan kepatuhan
hand hygiene petugas kesehatan.
Kata kunci: Cuci tangan, Kepatuhan, Konsep Perilaku