Abstract :
Latar belakang: Keamanan dan keselamatan pasien merupakan hal yang perlu
diperhatikan oleh tenaga medis saat memberikan pelayanan kesehatan kepada
pasien. Patient safety rumah sakit adalah suatu sistem ysng mencegah kejadian
yang tidak diharapkan (KTD), salah satunya yaitu kejadian risiko jatuh akibat
tindakan yang dilakukan oleh tenaga medis dan non medis. Bedasarkan laporan
tahun 2016 di RSUD dr. Tjitrowardojo terjadi 8 kejadian pasien jatuh di ruang
rawat inap. Salah satu cara untuk mencegah risiko jatuh adalah dengan patuh
dalam melaksanakan SPO risiko jatuh.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan perawat
dalam melaksanakan SPO jatuh di ruang rawat inap dewasa RSUD Dr.
Tjitrowardojo Purworejo.
Metode : Desain penelitian korelasional dengan menggunakan teknik cross
sectional. Pemilihan sampling dengan Nonprobability sampling yaitu sebanyak
111 responden. Analisa data menggunakan Spearman rank corellation dengan
taraf signifikasi 0,05% untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan
kepatuhan perawat dalam melaksanakan SPO risiko jatuh di ruang rawat inap
dewasa RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat memiliki pengetahuan baik
tentang risiko jatuh pasien yaitu sebanyak 54 perawat (48,6%), sebagian besar
responden patuh dalam melaksanakan SPO risiko jatuh pasien yaitu sebanyak 95
perawat (85,6%). Hasil analisis korelasi Spearman Rank menemukan bahwa nilai
korelasi sebesar 0,449 dengan nilai probabilitas 0,000 (p value <0,005), artinya
terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan
perawat dalam melaksanakan Standar Operasional Prosedur risiko jatuh di
Bangsal dewasa RSUD Dr. TjitrowardojoPurworejo.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang positif signifikan antara pengetahuan
dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan standar prosedur operasional
risiko jatuh di ruang rawat inap dewasa RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo