Abstract :
Latar Belakang: Meningkatnya angka kejadian diabetes melitus tipe 2 di dunia
sebesar 8,4 juta jiwa dan berisiko 29 kali terjadi komplikasi ulkus diabetika yang
disebabkan Faktor risiko ulkus diabetik yang berawal dari keadaan sistemik
penderita pasien DM adalah lamanya penderita diabetes melitus (DM), riwayat
merokok, peningkatan kadar glukosa darah dan obesitas
Tujuan: Mengetahui hubungan obesitas, kadar glukosa darah dan usia sebagai
faktor risiko kejadian ulkus pada pasien diabetes melitus
Metode Penelitian:penelitian observasional analitik pendekatan Case Control.
Pengambilan sampel sebanyak 40 responden dari masing kelompok dengan
menggunakn tekniik random sampling.
Hasil: penelitian ini menunjukkan usia 51-60 tahun lebih banyak 30 responden
(37,5%) pada kelompok kasus, jenis kelamin perempuan 23 responden (28,8%)
kasus, IMT tida obesitas 39 responden (48,8%) kelompok kontrol-kasus, dan GDS
38 responden (47,5%) kasus dengan GDS DM >200 mg/dl. Penelitian ini
menyatakan usia tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian ulkus
pada pasien diabetes melitus tipe 2, IMT tidak memiliki hubungan yang signifikan
antara kejadian ulkus pada pasien diabetes melitus tipe 2, GDS tidak memiliki
hubungan yang signifikan antara kejadian ulkus pada pasien diabetes melitus tipe
2.
Kesimpulan: usia, obesitas, dan kadar glukosa darah tidak memiliki hubungan
yang signifikan dengan kejadian ulkus pada pasien diabetes melitus tipe 2
Kata kunci: obesitas, kadar glukosa darah, ulkus diabetik
1
Mahasiswa Universitas Alma Ata Yogyakarta