Abstract :
Latar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk
melihat derajat kesehatan perempuan. Target penurunan AKI secara global pada
tahun 2030 adalah 70 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Faktor Penyebab AKI
salah satunya adalah perdarahan. Perdarahan dapat terjadi pada masa nifas. Angka
kunjungan nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Pandak I Bantul Yogyakarta 83,06%,
lebih rendah dari yang di tetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Salah
Satu penyebabnya ialah akses pelayanan kesehatan dan pelayanan petugas
kesehatan yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan ibu nifas.
Tujuan : Mengetahui hubungan akses pelayanan kesehatan dan pelayanan petugas
kesehatan dengan kepatuhan kunjungan ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas
Pandak I Kabupaten Bantul Yogyakarta.
Metode : Desain penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan
cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Dengan
jumlah sampel sebanyak 60 ibu nifas, dengan analisa data univariat dan bivariat.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara akses
pelayanan kesehatan dengan kepatuhan kunjungan ibu nifas (p value = 0,138 > 0,05).
Dan tidak ada hubungan pelayanan petugas kesehatan dengan kepatuhan kunjungan
ibu nifas (p value = 0,937 > 0,05).
Kesimpulan : Tidak ada hubungan akses pelayanan kesehatan dan pelayanan
petugas kesehatan dengan kepatuhan kunjungan ibu nifas di Wilayah Kerja
Puskesmas Pandak I Kabupaten Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci: Akses, pelayanan, kunjungan nifas.