Abstract :
Latar Belakang. Phlebitis adalah salah satu komplikasi terapi infus,yaitu
peradangan dinding pembuluh darah vena pada tusukan jarum infus, akibat terapi
cairan intravena. Phlebitis merupakan infeksi nosokomial yang disebabkan oleh
mikroorganisme yang diperoleh pasien selama dirawat di rumah sakit diikuti
manifestasi klinis yang muncul sekurang-kurangnya 3x24 jam. Kejadian phlebitis
merupakan indikator mutu pelayanan minimal rumah sakit dengan standar
kejadian ? 1,5%. Peran perawat dalam pengendalian infeksi sangat penting karena
pemasangan infus didelegasikan kepada perawat, sehingga perawat dituntut
bekerja profesional. Salah satu upaya untuk menekan kejadian phlebitis tersebut
adalah dengan melakukan pemasangan akses intravena atau infus melalui
pelaksanaan standar prosedur operasional.
Tujuan. Mengetahui hubungan penerapan pelaksanaan standar prosedur
operasional pemasangan infus dengan kejadian phlebitis di Ruang Rawat Inap
Dewasa RSUD Wates.
Metode. Analisis kuantitatif korelatif dengan metode observasi sedang
pendekatan waktu yang dipakai adalah observasi analitik . Pengambilan sampel
meliputi 8 ruang rawat inap dewasa dengan total sampling yaitu 105 perawat
pelaksana. Pengumpulan data dengan kuesioner dan observasi untuk kedua
variabel. Analisis univariat dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui
distribusi dan proporsi dari tiap variabel penelitian. Analisis bivariat merupakan
analisis yang dilakukan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau
berkorelasi . Teknik analisis yang digunakan adalah uji Chi Square. Hipotesis
penelitian ini adalah ada hubungan penerapan pelaksanaan Standar Prosedur
Operasional (SPO) pemasangan infus dengan kejadian phlebitis dengan p<0,05
Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara penerapan pelaksanaan SPO
pemasangan infus dengan kejadian phlebitis di RSUD Wates, dengan didapatkan
responden yang patuh atau sesuai dalam penerapan pelaksanaan SPO sebesar
88%, dan angka kejadian phlebitis sebesar 6%.
Kata Kunci : Penerapan pelaksanaan, Standar Prosedur Operasional,
Phlebitis.