Abstract :
INTISARI
Latar Belakang : MP-ASI merupakan makanan bayi kedua yang menyertai
pemberian ASI. MP-ASI merupakan makanan yang diberikan pada bayi yang
telah berusia 6 bulan atau lebih karena ASI tidak lagi memenuhi kebutuhan gizi.
Gizi buruk adalah suatu keadaan klinis yang disebabkan ketidakseimbangan
antara asupan dan keluaran energi, baik karena kekurangan atau kelebihan asupan
makanan maupun akibat kebutuhan yang meningkat.
Tujuan:Penelitian ini untuk mengetahui fenomena praktik pemberian MP-ASI
pada anak dengan gizi buruk di wilayah kerja puskesmas Ngadirojo Kabupaten
Pacitan.
Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah Metode kualitatif dan
pendekatan fenomenologi hal ini guna memperoleh informasi yang secara spesifik
mengenai nilai, opini, perilaku, kontekssosial yang didasarkan pada keterangan
populasi.
Hasil Penelitiannya: Hasil penelitian ini menyatakan bahwa faktor internal ibu
dan faktor eksternal ibu merupakan faktor pemberian MP-ASI sebelum waktunya.
Pengetahuan ibu tentang pemberian ASI meliputi jenis MP-ASI, usia pertama
pemberian MP-ASI, frekuensi pemberian MP-ASI, jumlah pemberian MP-ASI,
pengolahan MP-ASI dan tahapan pemberian MP-ASI. Dukungan keluarga ini
meliputi dukungan orang tua dan suami. Sedangkan kesulitan dalam pemberian
MP-ASI meliputi bosan, susah makan dan bandel.
Kesimpulan: Pemberian MP-ASI sebelum waktunya, pengetahuan ibu tentang
pemberian MP-ASI, dukungan keluarga dan kesulitan dalam pemberian MP-ASI
merupakan faktor-faktor praktik pemberian MP-ASI di wilyah kerja puskesmas
Ngadirojo.
Kata Kunci: MP-ASI, Gizi Buruk.