Abstract :
Latar belakang : Penelitian epidemiologi menunjukkan adanya peningkatan
insidensi dan prevaliensi DM di berbagai penjuru dunia terutama DM tipe 2.
International of Diabetik Ferderation (IDF) 2014, Prevalensi global penderita DM
8,3% Riskesdas tahun 2013 angka kejadian DM meningkat 2,1 % di tahun 2013,
Departemen Kesehatan RI, DM urutan nomor 3 , profil Jateng tahun 2016 DM urutan
nomor 2 setelah Hipertensi yaitu 18.33 %, Kabupaten Purworejo tahun 2015 kasus
DM 5559 kasus . Study data di UPT Puskesmas Cangkrep pasien DM tahun 2016 ada
1.397 kasus. Penatalaksanaan non farmakologis penderita DM tipe 2 , diantaranya
latihan fisik (senam). Saat berolah raga resistensi insulin berkurang sebaliknya
sensitifitas insulin meningkat kebutuhan insulin terutama pada DM tipe 2 akan
berkurang.
Tujuan : Jenis penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam tera
terhadap penurunan kadar glukosa darah pasien DM peserta Prolanis di UPT
Puskesmas Cangkrep Purworejo.
Metode : Jenis Penelitian ini adalah pre eksperimen. Desain penelitian yang
digunakan yaitu pre dan post eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien
DM peserta Prolanis yang mengikuti senam tera sebanyak 30 orang. Teknik
pengambilan sampelnya yaitu total sampling, semua populasi sebanyak 30 orang
dijadikan sampel. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner identitas, lembar
monitor dan alat glukometer. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon signed ranks
test. Uji ini untuk mengetahui signifikansi penurunan kadar glukosa darah setelah
senam tera dan membandingkan dengan kadar glukosa darah sebelum senam, dengan
tingkat kemaknaan 5%.
Hasil : Setelah dilakukan senam tera secara rutin 3 kali dalam seminggu dengan
durasi 60 menit didapatkan 23 responden mengalami penurunan kadar glukosa darah, 6
orang mengalami kenaikan kadar glukosa darah dan 1 orang glukosa darahnya tetap.
Hasil analisa didapatkan nilai Z : -3.612 dan P Value : 0.000 < 0.05 ini berarti pre test
?post test atau Ho ditolak artinya ada pengaruh senam tera terhadap penurunan kadar
glukosa darah pada pasien DM.
Kesimpulan : Ada pengaruh senam tera terhadap penurunan kadar glukosa
darah pada pasien DM peserta Prolanis di UPT Puskesmas Cangkrep Purworejo
Kata kunci
: Senam tera, glukosa darah, Diabetes Militus