Abstract :
Latar Belakang: Perilaku personal hygiene lansia ditentukan oleh derajat kesehatan fisik
dan mental. Gangguan fisik dan psikososial pada lansia dapat mengakibatkan perubahan
konsep diri terutama pada body image (citra tubuh). Lemahnya kondisi fisik yang terjadi pada
lansia dapat memberikan respon apatis pada diri lansia tentang pentingnya perilaku personal
hygiene, jika perilaku personal hygiene pada lansia kurang di perhatikan maka akan dapat
mengakibatkan gangguan body image (citra tubuh) pada lansia.
Tujuan: Mengetahui hubungan body image (citra tubuh) dengan perilaku personal hygiene
pada lansia di BPSTW Unit Budi Luhur Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan
pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal
atau menetap di BPSTW Unit Budi Luhur yogyakarta sebanyak 88 orang lansia. Sampel yang
digunakan dalam penelitian sebanyak 47 responden dengan menggunakan purposive
sampling.
Hasil: Penelitian ini menunjukan mayoritas lansia usia 60-74 tahun sebanyak 27 (57,4%),
berjenis kelamin perempuan sebanyak 31 (66,0%), sedangkan body image (citra tubuh) yang
mayoritas buruk sebanyak 19 (40,0%), perilaku personal hygiene yang mayoritas kurang
sebanyak 22 (46,8%). Penelitian ini juga menunjukan terdapat hubungan body image (citra
tubuh) dengan perilaku personal hygiene pada lansia di BPSTW Unit Budi Luhur Yogyakarta
dengan hasil nilai p value 0,043 (p<0,1).
Kesimpulan: Lansia yang tinggal di BPSTW Unit Budi Luhur Yogyakarta mengalami
gangguan body image (citra tubuh) dan memiliki perilaku personal hygiene yang kurang.
Oleh karena itu untuk memelihara kebersihan diri dan kesehatannya diperlukan penelitian
lebih lanjut tentang faktor yang mempengaruhi perilaku personal hygiene.
Kata Kunci: Body image, Personal Hygiene, Lansia.