Abstract :
Latar Belakang: Pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa seringkali
mengalami penurunan aktivitas fisik dan penurunan tersebut berdampak pada
kondisi kecemasan. Dukungan keluarga dapat meningkatan mekanisme koping
pasien dalam menurunkan kecemasan.
Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan
keluarga dengan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik selama menjalani
proses hemodialisa di instalasi dialisa RSUD Wates Kulon Progo.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan rancangan cross
sectional. Penelitian melibatkan 77 pasien gagal ginjal kronis di instalasi Dialisa
yang diambil dengan teknik total sampling. Kecemasan dan dukungan keluarga
diukur dengan kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Chi Square.
Hasil: Sebanyak 63,6% responden diketahui mendapatkan dukungan keluarga yang
cukup dan sebanyak 36,4% responden diketahui memiliki kecemasan kurang. Hasil
analisis Chi Square menunjukkan pada taraf signifikansi p = 0,05 diperoleh nilai
p = 0,213 sehingga p > 0,05
Kesimpulan: Tidak adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga
dengan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis selama menjalani
proses hemodialisa di instalasi dialisa RSUD Wates Kulon Progo. (p = 0,213).
Kata kunci : dukungan keluarga, kecemasan, gagal ginjal kronis, hemodialisa