Abstract :
Latar Belakang: Pasien yang dirawat di rumah sakit mempunyai risiko untuk
mengalami insomnia, karena tingkat kecemasan akan penyakitnya. Apabila hal
ini dibiarkan, maka akan berdampak pada kondisi kesehatan dan proses
penyembuhan selanjutnya. Terapi musik klasik dapat diberikan untuk
menurunkan tingkat insomnia. Musik dengan irama kurang lebih 60 ketukan tiap
menit, memiliki efek menenangkan, dan efektif menurunkan tingkat insomnia.
Tujuan: Penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui efektivitas
mendengarkan musik klasik terhadap tingkat insomnia di ruang Rawat Inap
RSUD Wates.
Metode: Penelitian merupakan penelitian eksperimen, dengan one group pretest
posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di bangsal
Rawat Inap RSUD Wates pada bulan Mei-Juni 2017. Pada penelitian ini
digunakan sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
kuesioner, dan menggunakan instrument Kelompok Studi Psikiatri Biologi
Jakarta-Insomnia Rating Scale (KSPBJ-IRS). Teknik analisis data yang digunakan
adalah Wilcoxon rank test.
Hasil: Analisis bivariat membuktikan adanya efektivitas mendengarkan musik
klasik terhadap tingkat insomnia dengan nilai p value 0,014
Kesimpulan: Terdapat efektivitas mendengarkan musik klasik terhadap tingkat
insomnia di Rawat Inap Bangsal Penyakit Dalam RSUD Wates.
Kata Kunci: Insomnia, musik klasik