Abstract :
Latar Belakang: Salah satu penyakit menular adalah demam typhoid. Demam typhoid dapat
menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Penularan dapat terjadi akibat binatang perantara dan
pengetahuan hygiene perseorangan yang masih rendah. Kejadian demam typhoid selalu meningkat
dan menempati urutan pertama di UPT Puskesmas Cangkrep Purworejo.
Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan tentang hygiene perseorangan dengan kejadian
demam typhoid di UPT Puskesemas Cangkrep Purworejo.
Metode: Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian
adalah 83 orang responden dari pasien yang berobat di UPT Puskesmas Cangkrep Purworejo yang
diambil melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner
karakteristik dan kuesioner pernyataan pengetahuan hygiene perseorangan. Analisis data
menggunakan uji chi square.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian disebutkan bahwa seseorang yang mempunyai pengetahuan
baik maka kejadian demam typhoid negatif ada 75,9% dan seseorang yang pengetahuan kurang
maka kejadian demam typhoid positif ada 3,60%. Uji statistik juga menyatakan bahwa
pengetahuan hygiene perseorangan berhubungan secara statistik dengan kejadian demam typhoid
yang ditunjukkan dengan nilai p value 0,000 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho tolak.
Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan hygiene perseorangan dengan kejadian demam
typhoid di UPT Puskesmas Cangkrep Purworejo.
Kata kunci: kejadian demam typhoid, pengetahuan hygiene perseorangan