Abstract :
Latar Belakang:Setiap tahun sekitar 160 juta perempuan di seluruh dunia
hamil.Sebagian kehamilan ini berlangsung dengan aman. Namun, sekitar 15 %
menderita komplikasi berat, dengan sepertiganya merupakan komplikasi yang
mengancam jiwa ibu. Keteraturan melakukan kunjungan ANC sangat penting bagi ibu
hamil untuk mengurasi risiko kehamilan. Dukungan yang diberikan keluarga
merupakan salah satu peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan
kesehatan ibu hamil.
Tujuan Penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
dukungan keluarga dengan frekuensi kunjungan pemeriksaan ANC pada ibu hamil di
Puskesmas Sedayu I, Bantul, Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan
rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitiana ini adalah ibu hamil trimester III
yang berkunjung di Puskesmas Sedayu Ipadabulan November sampai dengan bulan
Januari 2017 yang berjumlah 53 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini ambil dengan
teknik total sampling yaitu mengambil seluruh populasi untuk dijadikan sampel yang
sesuai kriteria inklusi dan eklusi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis
menggunakan uji statistik chi-Square.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa responden yang mendapatkan
dukungan keluarga baik sebagian besar teratur dalam pemeriksaan ANC yaitu sebanyak
17 responden (43,6%), sedangkan responden yang mendapatkan dukungan keluarga
kurang sebagian besar tidak teratur dalam pemeriksaan ANC yaitu sebanyak 3
responden (7,7%). Berdasarkan analisis chi_square diperoleh hasil nilai p=0,023
(p<0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang menunjukan bahwa ada hubungan
antara dukungan keluarga dengan keteraturan melakukan ANC. Nilai koefisien korelasi
0,403 dengan kekuatan hubungan sedang.
Kesimpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan frekuensi kunjungan
pemeriksaan ANC pada ibu hamil di Puskesmas Sedayu I, Bantul, Yogyakarta.
Kata Kunci: Dukungan Keluarga, ANC.
1
Mahasiswa Universitas Alma Ata Yogyakarta