Abstract :
Latar Belakang : Tumbuh kembang balita sangat mempengaruhi pertumbuhan
dan perkembangan berikutnya, saat balita terganggu sangat mempengaruhi kinerja
otak dari kemampuan berjalan, bersosialisasi, berbicara, emosional dan kesadaran
sosial. Data RISKESDAS 2013 di Indonesia 37,2%, pada tahun 2014 balita
stunting, gizi buruk sebesar 26.518. Faktor yang mempengaruhi gizi balita
diantaranya pengetahuan ibu, perlu diberikan edukasi dan keterampilan agar
bersikap positif dalam membimbing tumbuh kembang.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada pengaruh
pemberian edukasi tentang stimulasi tumbuh kembang balita terhadap
pengetahuan ibu di community feeding center di wilayah kerja puskesmas Sedayu.
Metode Penelitian : Penelitian menggunakan quasi-experimental dengan pretestposttest
control
group.
Jumlah
responden
penelitian
19
responden
pada
kelompok
intervensi dan
kelompok
kontrol
ibu
balita.
Hasil
: pada kelompok Intervensi pengetahuan ibu sebelum dan sesudah
pemberian edukasi dengan signifikan p=0,00 sama dengan <0,05 yang artinya
terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Pada kelompok
kontrol sebelum dan sesudah pemberian edukasi dengan signifikan p=0,414 sama
dengan >0,05. Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan
sesudah pemberian edukasi.
Kesimpulan : Pemberian edukasi stimulasi tumbuh kembang balita dapat
meningkatkan pengetahuan ibu dalam memberikan stimulasi kepada balitanya.
Oleh karena itu untuk meningkatkan pengetahuan ibu diperlukan faktor-faktor
yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu.
Kata Kunci : Edukasi, Stimulasi Tumbuh Kembang, Pengetahuan Ibu.