Abstract :
Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan kondisi yang ditandai dengan
peningkatan konsentrasi glukosa darah disertai munculnya gejala utama yang
khas, yakni urine yang berasa manis dalam jumlah yang besar. Diabetes Melitus
yang terjadi dari waktu ke waktu dapat menyebabkan kerusakan berbagai system
tubuh terutama syaraf dan pembuluh darah. Health promotion atau peningkatan
kesehatan adalah salah satu dimensi peningkatan kesehatan dalam rangka
mengelola kadar gula darah dalam kondisi terkontrol. Peningkatan kesehatan
dapat disampaikan melalui pesan singkat (SMS) dengan telepon seluler .
Penelitian ini dilakukan di UPT Puskesmas Karangmojo I Gunungkidul jumlah
kasus bulan Januari ? April 2017 yang periksa ke Puskesmas dengan diagnosa
Diabetes Melitus 70 orang .
Tujuan: untuk mengetahui pengaruh media SMS dengan kadar gula darah pada
pasien diabetes melitus tipe 2
Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif ,dengan rancangan
Quasi eksperimen. Pengambilan sampel dengan teknik rancangan acak sederhana
(random simple sampling). Penelitian ini menggunakan analisis Paired T Test.
Sampel sebanyak 33 dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok
eksperimen diberikan pendidikan kesehatan melalui media SMS setiap 2 hari
sekali selama 14 hari dan kelompok control tanpa diberikan intervensi apapun.
Hasil : Kelompok kontrol rata rata sebelum intervensi 258,24 mg/dL dan ratarata
sesudah intervensi 243,35 mg/dL kelompok intervensi rata-rata sebelum
intervensi 272,19 mg/dL dan rata-rata sesudah intervensi 195,50 mg/dL. Hasil
analisa Paired T Test didapatkan nilai p sebesar 0,001 (<0,05).
Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh kadar gula darah
dengan pemberian SMS. Oleh karena itu Puskesmas diharapkan dapat
memberikan pelayanan SMS terkait pengelolaan Diabetes Melitus dalam
mempertahankan kadar gula darah dalam kondisi terkontrol.
Kata Kunci: Diabetes Melitus, SMS, kadar gula darah