Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran identitas diri
homoseksual (gay) yang meliputi jenis kelamin, usia, status pernikahan,
seksualitas, budaya dan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan informan menggunakan tekhnik
snowball dengan kriteria informan penelitian adalah mengidentifikasikan diri
sebagai homoseksual (gay), laki-laki yang memiliki ketertarikan seksual terhadap
orang yang memiliki kesamaan jenis kelamin dengan dirinya dan pernah
melakukan orientasi seksual terhadap sesama jenis dan bersedia menjadi informan
dalam penelitian ini. Berdasarkan kriteria tersebut peneliti mendapatkan 4
informan. Setting penelitian ini dilakukan di wilayah Kota Yogyakarta. Metode
pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan
observasi. Metode pengolahan data dilakukan dengan cara editing, coding dan
cleaning. Uji keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi. Teknik
analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian datadan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : gambaran identitas diri
pada homoseksual (gay) adalah 1) Setiap partisipan menyadari jenis kelaminnya
sebagai laki-laki dan tidak ingin mengubah jenis kelaminnya menjadi perempuan,
2) usia partisipan pertama kali menjadi homoseksual (gay) yaitu usia antara 15-17
tahun dan lamanya menjadi homoseksual (gay) antara 3-6 tahun, 3) setiap
partisipan masih berkeinginan untuk menikah dengan lawan jenis dengan alas an
ingin kembali hidup normal dan mempunyai keturunan, masalah keterbukaan
status partisipan sebagai homoseksual (gay) ada yang menceritakan kepada
istrinya dari awal dan ada juga yang merahasiakannya, 4) setiap partisipan masih
nyaman seksualitasnya menjadi laki-laki dan partisipan pernah dan sering
melakukan hubungan intim terhadap sesama jenis, 5) partisipan mengatakan
budaya tempat tinggal partisipan melarang adanya homoseksual (gay) dan
partisipan juga mendapat penilaian dari orang lain terkait statusnya sebagai
homoseksual (gay), 6) setiap partisipan tidak ada masalah atau diskriminasi dari
lingkungan kerja dengan status partisipan sebagai homoseksual (gay).
Kata kunci: identitas diri, homoseksual (gay)