Abstract :
Astutiningsih, Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam Tradisi Jodhangan
di Makan Sunan Pandhanaran. Skripsi. Yogyakarta : Program Studi Pendidikan
Agama Islam Universitas Alma Ata Yogyakarta 2020.
Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana implementasi nilai-nilai
pendidikan agama Islam yang terdapat dalam tradisi Jodhangan Makam Sunan
Pandanaran.
Penelitian ini meggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research). Subjek penelitian adalah Bapak Suripto selaku Juru Kunci
Makam Sunan Pandhanaran dan Bapak AL. Eko Tri Raharjo selaku Kepala Desa
Paseban. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.
Teknik analisis data yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarika
kesimpulan. Serta uji keabsahan data dilakuka dengan cara trianggulasi.
Hasil dari penelitian pada nilai-nilai pendidikan agama islam dalam tradisi
jodhangan di makam sunan pandhanaran Proses pelaksanaan tradisi Jodangan
yaitu tahap persiapan meliputi penentuan panitia pelaksana, waktu, tempat, dana,
pihak-pihak yang terlibat, peralatan penunjang dan pembuatan uba rampe. Tahap
pelaksanaan dilakukan selama 1 hari mulai dari pagi yaitu acara inti upacara tradisi
Jodangan, dilanjutkan dengan hiburan tari-tarian tradisional. Dan pada malam
harinya tradisi Jodangan ditutup dengan hiburan Wayang Kulit dan Gamelan Jawa.
Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Jodangan yaitu nilai Amaliyah
dan nilai Muamalah. Terdapat nilai Amaliyah yang meliputi ibadah sedekah, dan
ix
berdzikir . Sedangkan Muamalah meliputi rasa persaudaraan (ukhuwah Islamiyah),
musyawarah dan gotong royong.
Kata Kunci : Nilai-nilai pendidikan Islam, tradisi Jodhangan