Abstract :
Latar belakang: Masalah gizi memiliki dimensi yang luas, tidak hanya masalah
kesehatan tetapi juga sosial, ekonomi, pendidikan, dan masalah lingkungan. Anak
berusia kurang dari lima tahun adalah kelompok rentan untuk masalah gizi dan
kesehatan. Balita dengan gizi kurang dapat menyebabkan gangguan fisik
pertumbuhan, sehingga membutuhkan perhatian serius dari orang tua. Tujuan
Penelitian: menggambarkan status gizi balita umur 1 -5 tahun di Posyandu Dahlia
Sundi Kidul Argorejo Sedayu Bantul Yogyakarta 2019. Metode Penelitian:
penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita umur 1-5 tahun yang ada di
Posyandu Dahlia Sundi Kidul Argorejo Sedayu Bantul yang berjumlah 44 balita.
Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tekhnik Accidental
Sampling yaitu mengambil responden yang kebetulan ada di posyandu yang
sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang berjumlah 44 responden. Alat
yang digunakan untuk mengumpulkan data timbangan (BB), cheklis(wawancara
struktur).Hasil Penelitian: hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar
responden mempunyai status gizi ?baik? yaitu (57%), gizi ?kurang? (41%) dan
gizi ?lebih? (2%). Kesimpulan: gambaran status gizi balita di Posyandu Sundi
Kidul Argorejo Sedayu Bantul sebagian besar ?baik?.