Abstract :
Latar belakang: Prevalensi anemia ibu hamil menurut Riskesdas tahun 2018 di
Indonesia yaitu 48,9%. Puskesmas Pleret Bantul pada pada Agustus sampai Oktober
2019, terdapat ibu hamil anemia sebanyak 7 orang. Anemia pada kehamilan dapat
berdampak terhadap proses persalinan dan masa nifas maupun bayi baru lahir.
Tujuan:Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif
pada ibu dengan anemia mulai hamil sampai nifas.
Metode: Jenis studi kasus ini dengan pendekatan metode Descriptive observasional
yang dilakukan pada Agustus sampai Oktober 2019 di Puskesmas Pleret Bantul.
Subjeknya Ny T dengan kehamilan anemia. Instrumen yang digunakan format askeb
rekam medik, kohort, dan buku KIA. Teknik pengambilan data dengan metode
wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi dan studi kepustakaan
menggunakan manajemen kebidanan Varney.
Hasil: Asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. T umur 20 tahun, dari
Trimester II sampai nifas, dilakukan pendampingan selama 3 kali pendampingan pada
saat hamil, nifas 2 kali hasilnya adalah pada kehamilan UK 27 minggu dengan anemia
ringan ( Hb 9,0 gr/dl), diberikan intervensi pemberian terapi Fe dan KIE gizi ibu hamil,
pada kunjungan ke 2 UK 29 minggu didapatkan hasil Anemia pada ibu belum teratasi,
di berikan KIE gizi ibu hamil ,pada kunjungan ke 3 UK 30
minggu sudah tidak ada
keluhan, pada kunjungan berikutnya ibu bersalin Pervaginam dengan Partus
+3
Prematurus (UK 32 minggu), BBL Preterm
Kesimpulan: Setelah dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. T umur
20 tahun P1A0AH1 dengan riwayat kehamilan dengan anemia ringan teratasi dengan
baik sehingga persalinan pervaginam dengan partus prematurus, nifas normal dan BBL
Preterm
Kata kunci : Asuhan Kebidanan Komprehensif, Anemia
1.
Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Universitas Alma Ata Yogyakarta
2.
Dosen Prodi DIII Kebidanan Universitas Alma Ata Yogyakarta
3.
Dosen Prodi DIII Kebidanan Universitas Alma Ata Yogyakarta