Abstract :
Latar Belakang :Infeksi menular seksual terjadi karena hubungan seksual dan
adanya perubahan pola hidup masyarakat. Menurut World Health Organization
(WHO), terdapat 30 jenis kuman, virus, bakteri dan parasite yang ditularkan
melalui hubungan seksual.Penyakit yang paling sering ditemukan di masyarakat
adalah infeksi gonorrhea, chlamydia, sifilis, trichomoniasis, kandisiasis, herpes,
kondiloma akuminta, infeksi human immunodeficiency virus (HIV). Di Indonesia,
Infeksi yang paling sering di temukan yaitu Sifilis dan gonorrheaPada tahun 2017
jumlah orang dengan HIV/AIDS pada umur ?15 tahun adalah sebanyak 628. 492
orang dengan jumlah infeksi baru sebanyak 46.357 orang dan kematian sebanyak
40.468 orang. Jumlah kasus HIV di tahun 2016 ada 41.250 kasus di tahun 2017
dilaporkan cenderung meningkat dan terdapat 48.300 kasus. Pentingnya Sikap
Remaja dalam Pencegahan IMS guna untuk mengetahui dan faham sikap sikap
pencegahan IMS
Metode :Jenis Penelitian ini Deskriptif Kuantitatif. Dengan menggunakan
rancangan Cross Sectional.Sampel Penelitian ini adalah 68 responden Siswa SMK
Kesehatan Binatama dengan teknik Accidental Sampling yaitu dilakukan
berdasarkan kebetulan atau orang yang di temui pada saat penelitian
Tujuan :Untuk mengetahui Gambaran Sikap Remaja Dalam Pencegahan IMS
Kesimpulan :Gambaran Sikap Remaja dalam Pencegahan IMS di SMK
Kesehatan Binatama masih kurang
Kata Kunci :Sikap, Remaja, Pencegahan, IMS