Abstract :
Latar Belakang: Pada fase lansia terjadi perubahan fisik maupun psikis karena
proses penuaan dan masalah emosional seperti stres, kecemasan, dan depresi.
Kondisi stres dapat ditangani dengan berbagai terapi salah satunya terapi
nonfarmakologi seperti terapi musik. Musik gamelan dapat menurunkan berbagai
masalah psikologi pada lansia seperti stres.
Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
pemberian terapi musik gamelan terhadap tingkat stres. pada lansia.
Metode Penelitian: Adapun metode penelitian ini menggunakan rancangan
penelitian Quasi Experimental Pre-Post Test With Control Group . adapun
variabel independen dalam penelitian ini yaitu terapi musik gamelan, dan variabel
dependen yaitu tingkat stres. sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 lansia yang
dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 21 kelompok intervensi yang tinggal di BPSTW
Budi Luhur dan 21 kelompok kontrol yang tinggal di Budhi Dharma.
Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ini ditunjukkan dengan hasil uji statistik
Independent sample T-Test sebesar 0,431 (p-value >0,05) pada pre test yang
artinya tidak ada perbedaan tingkat stres antara kelompok intervensi dengan
kelompok kontrol. Sedangkan pada post test didapatkan hasil p-value 0,000 < 0,05
yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan tingkat stres antara kelompok
intervensi dan kelompok kontrol. Paired samples T-Test karena data terdistribusi
normal diperoleh nilai mean±SD pretest kelompok intervensi 17,00±5,604,
Posttest 10,81±3,296 dan didapatkan p-value 0,000 (p< 0,05).
Kesimpulan dan Saran: Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini
menghasilkan temuan bahwa pemberian terapi musik gamelan berpengaruh
mampu mengurangi tingkat stres. Lansia hendaknya mendengarkan musik
gamelan untuk menurunkan stres.
Kata kunci : Terapi Musik Gamelan, Tingkat Stres, Lansia