Abstract :
LatarBelakang : Prevalensi kegagalan IUD di DIY tahun 2013-2015 tertinggi di
DIY. Akibat dari IUD In Situ adalah meningkatnya risiko abortus, sepsis,
kehamilan etopik, risiko BBLR, Kelahiran Prematur. Penyebab yang
mempengaruhi kegagalan IUD adalah umur, paritas , jenis IUD, riwayat
ginekologi (penyakit payudara, kejadian ekspulsi), panjang rongga rahim,
pendidikan, pengalaman menggunakan IUD, lama waktu penggunaan IUD.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan secara
komprehensif yang mempengaruhi IUD In Situ.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian ini
dilakukan di Sedayu 1 Bantul dan dilakukan kunjungan rumah. Teknik
pengambilan data dalam penelitian ini adalah observasi langsung, wawancara dan
studi dokumen rekam medik.
Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil Ny. Z
umur 27 tahun G2P1A0 dengan IUD In Situ, sejak bulan Juli sampai September
pada kehamilan TM III hingga nifas hari ke- 10. dapatkan hasil bahwa selama
hamil ibu mengalami perdarahan berupa flek hal itu disebabkan karena adanya
IUD dalam rahim. Meskipun begitu proses persalinan berjalan dengan normal
dengan dibantu oleh bidan, masa nifas dan keadaan bayi tidak mengalami
komplikasi
Kata Kunci :Asuhan kebidanan, IUD, Kehamilan