Abstract :
Latar Belakang: Menurut World Health Organization (WHO), salah satu penyebab
morbiditas dan mortalitas ibu dan janin adalah preeklampsia (PE), angka kejadiannya
berkisar antara 0,51%-38,4%. Angka kejadian preeklampsia di Indonesia sekitar 7-10%
dari seluruh kehamilan. Angka kejadian preeklampsia yang menyebabkan kematian di
provinsi DIY 2017 sebanyak 11 kasus dari 43 kasus. Berdasarkan studi pendahuluan dari
RSUD Wonosari, data diperoleh periode setahun dalam 2019 ada 1.980 ibu yang bersalin
di RSUD Wonosari, preeklampsia 138 kasus.
Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kejadian preeklampsia di RSUD Wonosari
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan jenis survey
analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu ibu bersalin di RSUD Wonosari yang
mengalami preeklampsi selama 1 tahun dari bulan januari hingga Desember 2019 ibu
bersalin berjumlah 138 orang
Hasil : Mayoritas karakteristik responden umur ibu yang paling banyak terdapat pada
umur 20 ? 35 tahun (87 orang), tingkat pendidikan menengah (100 orang), Tidak Berkerja
(85 orang), Multipara (115 orang), riwayat penyakit ada preeklamsia dan hipertensi (47
orang) Preeklampsia ringan berjumlah (61 orang), preeklamsia sedang berjumlah (50
orang) dan preeklampsia berat berjumlah (27 orang)
Kesimpulan: Berdasarkan jumlah kejadian preeklampsia di RSUD Wonosari pada
periode tahun 2019, didapatkan presentase terbanyak yaitu pada preeklampsia ringan
sebanyak 61 ibu hamil (44,2%).