Abstract :
Latar Belakang: Infeksi menular seksual (IMS) merupakan suatu penyakit yang
ditularkan melalui hubungan seksual.Di Indonesia Infeksi Menular Seksual yang
paling banyak ditemukan pada remaja adalah syphilis dan gonorrhea. Dimana
setiap tahunnya ada sekitar 30.000 orang menderita infeksi menular
seksual.Sedangkan Kabupaten Bantul merupakan kabupaten dengan kejadian
Infeksi Menular Seksual yang meningkat. pada tahun 2017 IMS di temukan 100
kasus jumlah ini meningkat di bandingkan dengan tahun 2016 sebanyak 18 kasus.
Penyebab IMS dapat dikelompokkan atas beberapa jenis ,yaitu. Bakteri, virus,
protozoa, jamur, ektoparasit.
Tujuan Penelitian Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan Remaja
tentang Infeksi Menular Seksual berdasarkan jenis kelamin, umur,dan pendidikan
terakhir di Dusun Ngepek, Argodadi, Sedayu, Bantul DIY. Dengan kriteria baik,
cukup, dan kurang.
Metode Penelitian:Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan
pendekatan Cross Sectional. Penelitian di lakukan di Dusun Ngepek,
Argodadi,Sedayu bantul, pada bulan januari 2020. Teknik pengumpulan data
dengan cara mengumpulkan data dalam satu waktu (Cross Sectional ) dan diambil
secara total sampling dengan jumlah responden 57 remaja.
Hasil penelitian tingkat pengetahuan remaja tentang Infeksi Menular Seksual Di
Dusun Ngepek, Argodadi, Sedayu, Bantul berjumlah 57 responden, maka
didapatkan responden paling banyak berada pada tingkat pengetahuan cukup
sebanyak 87,7 % dan paling sedikit berada pada Tingkat pengetahuan kurang yaitu
3,5 % remaja tentang IMS.
Kesimpulan tingkat pengetahuan remaja tentang Infeksi Menular Seksual Di
Dusun Ngepek, Argodadi, Sedayu, Bantul .maka didapatkan responden paling
banyak berada pada tingkat pengetahuan cukup sebanyak 87,7 % dan paling sedikit
berada pada Tingkat pengetahuan kurang yaitu 3,5 % remaja tentang IMS.
Kata Kunci: Infeksi Menular Seksual, pengetahuan,remaja.