Abstract :
Latar Belakang : Prevalensi overweight dan obesitas di Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY) pada tahun 2013 pada kategori anak usia 6-12 tahun tinggi
walaupun tidak diatas angka prevalensi nasional, yaitu sebesar 16% terdiri dari
gemuk 9,1% dan sangat gemuk 6,9%. Sebelumnya, prevalensi gemuk (kelebihan
gizi dan obesitas) di Provinsi DIY tahun 2010 yaitu sebesar 7,8% (9), ini berarti
mengalami peningkatan sebesar 8,2%. Peningkatan prevalensi overweight dapat
disebabkan oleh salah satunya faktor lingkungan, selayaknya pertumbuhan dan
perkembangan kota diimbangi dengan pertumbuhan dan perkembangan prasarana
jalan sebagai media pergerakan penduduk. Kurangnya ketersediaan tersebut dapat
mengurangi tingkat aksesibilitas penduduk sehingga kurangnya akivitas fisik
dalam kesehariannya.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara street interconnectivity dengan kejadian
overweight pada anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain cross secional. Sampel penelitian
anak SD di Kota Yogyakarta dengan besar sampel 319 siswa. Analisis data
menggunakan rumus Chi-Square.
Hasil: Sebagian besar karakteristik responden adalah anak dengan jenis kelamin
perempuan yaitu sebanyak 55,6%. Berusia 9-12 tahun sebanyak 50,3%. Hasil
penelitian menujukkan bahwa sebagian besar siswa sekolah dasar di Kota
Yogyakarta tidak mengalami overweight yaitu sebanyak 255 siswa (70,8%) dan
yang mengalami overweight sebanyak 105 siswa (29,2%). Hasil penelitian
menujukkan bahwa sebagian besar siswa sekolah dasar di Kota Yogyakarta tidak
mengalami overweight yaitu sebanyak 255 siswa (70,8%) dan yang mengalami
overweight sebanyak 105 siswa (29,2%). Tidak ada hubungan antara Street
Interconnectivity dengan kejadian Overweight pada anak sekolah dasar di Kota
Yogyakarta (p.value > 0,05)
Kata Kunci : Overweight, Street Interconnectivity, Anak Sekolah Dasar