Abstract :
Latar belakang: ASI eksklusif merupakan pemberian ASI saja tanpa makanan
dan minuman yang ditambah sampai anak usia 6 bulan. Menurut riskesdas tahun
2018 cakupan ASI sebesar 37,3% , dimana masih dibawah rata-rata yaitu 80%.
Faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif diantaranya
adalah kualitas pelayanan ANC oleh tenaga kesehatan yang mendukung dalam
pemberian ASI eksklusif . Data Menteri Kesehatan tahun 2018 terjadi perubahan
cakupan K4 pada tahun 2006 (79,63%) sampai tahun 2017 (87,3%), cakupan
pelayanan kesehatan ibu hamil K4 data Kementerian Kesehatan tahun 2017 yang
sebesar 76%.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Kualitas Pelayanan ANC oleh tenaga
kesehatan terkait pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di pabrik Kabupaten
Sleman
Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi
dalam penelitian ini terdri dari pekerja wanita di pabrik atau perusahaan yang
memiliki anak usia 6-12 bulan dilakukan dengan wawancara mendalam di
kabupaten Sleman dari perusahaan besar.
Hasi Penelitain : kualitas ANC di fasilitas kesehatan Kabupaten Sleman pada
umumnya sudah cukup baik. Pelayanan antenatal terpadu dengan pelayanan fisik
10 T dan konseling seputar permasalahan pasien sudah dilaksanakan, namun
untuk edukasi ASI eksklusif secara paripurna masih kurang dimana dalam segi
waktu melakukan konseling, materi yang diberikan belum secara rinci. Semakin
berkualitas pelayanan maka akan semakin mendorong pemberian ASI eksklusif
pada ibu bekerja.
Keyword: pelayanan kesehatan, antenatal care terpadu, ASI eksklusif,Ibu Bekerja