Abstract :
Pelaksanaan kegiatan higiene sanitasi merupakan salah satu aspek dalam menjaga keamanan
pangan yang penting dilaksanakan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan. Penjamah
makanan harus memiliki pengetahuan tentang higiene sanitasi pengolahan makanan karena dapat
memengaruhi kualitas makanan yang disajikan kepada konsumen. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui hubungan antara higiene sanitasi makanan dengan praktik higiene sanitasi makanan
penjamah makanan di Kantin SD Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul. Jenis penelitian yang
digunakan adalah observasional, rancangan penelitian cross sectional dengan metode analitik dan
pendekatan secara kuantitatif. Jumlah sampel yang diambil berjumlah 24 orang penjamah
makanan dengan memerhatikan kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan
cara total sampling. Cara pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner pengetahuan
higiene sanitasi makanan dan kuesioner praktik higiene sanitasi makanan yang dilakukan secara
online. Analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian diperoleh sebanyak 20,8% penjamah makanan memiliki tingkat pengetahuan baik,
45,8% penjamah makanan memiliki tingkat pengetahuan cukup dan 33,4% penjamah makanan
memiliki tingkat pengetahuan kurang. Praktik penjamah makanan sebagian besar tidak memenuhi
syarat (62,5%) dan memenuhi syarat (37,5%). Dari hasil uji statistik disimpulkan terdapat
hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik higiene sanitasi makanan di Kantin
SD Kecamatan Kasihan Bantul dengan nilai p value 0,001.
Kata Kunci: pengetahuan, penjamah makanan, perilaku, higiene sanitasi makanan