Abstract :
Latar Belakang: Lansia adalah seseorang yang sudah berusia 60 tahun keatas.
Pada saat memasuki usia lanjut individu akan mengalami berbagai perubahan
meliputi perubahan fisik dan psikologid, semua itu terjadi karena proses penuaan
seiring berjalannya waktu. Perubahan psikologis membuat lansia mengalami
masalah yang sering muncul seperti ketidakpuasan dalam hidup sehingga dapat
menyebabkan lansia mudah stres, depresi dan masalah psikologis lainnya. Ini
menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena dengan meningkatnya
angka harapan hidup maka tanda dari sebuah keberhasilannya pembangunan.
Karena jumlah lansia terus meingkat maka perlu diperhatikan terkait
kesejahteraan lansia.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui hubungan antara tingkat
religiusitas dengan kepuasan hidup pada lansia di Dusun Nglerak, Delik, Tuntang,
Semarang, Jawa Tengah
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan
metode deskriptif korelasi serta desain cross sectional. Teknik pengambilan
sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Populasi penelitian sebanyak
46 responden. jumlah sampel sebanyak 42 responden. Instrumen yang digunakan
adalah data demografi, kuesioner tingkt religiusitas, kuesioner kepuasan hidup
(SWLS). Uji statistik yang digunakan yaitu Kendall Tau.
Hasil: Tingkat religiusitas mayoritas responden termasuk dalam tingkatan baik
yaitu sebanyak 39 (92,9%) sedangkan kepuasan hidup mayoritas responden
termasuk dalam tingkatan puas yaitu sebanyak 35 (83,3%). Hasil analisis dengan
uji Kendall Tau menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat religiusitas
dengan kepuasan hidup p=0,017 (<0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat religiusitas dengan kepuasan
hidup pada lansia di Dusun Nglerak, Delik, Tuntang, Semarang, Jawa Tengah
Kata Kunci: Tingkat Religiusitas, Kepuasan Hidup, Lansia