Abstract :
Latar Belakang :Lanjut usia (Lansia) adalah tingkat terakhir dari siklus
perkembangan manusia. Undang-undang No. 13 Tahun 1998 mengenai
Kesejahteraan Lanjut Usia telah ditetapkan batasan umur lansia di Indonesia yaitu
60 tahun ke atas. Berdasarkan data proyeksi penduduk jumlah penduduk
lansia,diperkirakan tahun 2017 terdapat 23,66 juta jiwa penduduk lansia di
Indonesia (9,03%). Diprediksikan jumlah penduduk lansia tahun 2020 sebanyak
27,08 juta, tahun 2025 sebanyak 33,69 juta, tahun 2030 sebanyak 40,95 juta, dan
tahun 2035 sebanyak 48,19 juta. Seiring meningkatnya jumlah lansia dan umur
harapan hidup akan berdampak besar pada kesehatan masyarakat, khususnya
dengan perubahan-perubahan yang dialami oleh lansia dari berbagai sistem tubuh.
Bertambahnya usia akan diiringi dengan timbulnya berbagai penyakit, penurunan
fungsi tubuh, keseimbangan tubuh serta berisiko jatuh. Salah satu bentuk latihan
untuk mengurangi risko jatuh adalah Square Stepping Exercise (SSE). SSE adalah
latihan keseimbangan untuk meningkatkan vestibular dan aktivasi otot postural,
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuanntuk mengetahui pengaruh square
stepping exercise (SSE) terhadap risiko jatuh pada lansia di Pedukuhan Rogoitan
Desa Pendowoharjo Kecamatan Sewon Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian : Desain penelitian menggunakan Quasy Experimental pre ?
post test control group design.. Pengambilan sampel menggunakan teknik
purposive sampling dengan jumlah reaponden masing-masing 18 responden
kelompok intervensi dan 18 responden kelompok kontrol. Instrument yang
digunakan yaitustopwatch. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan
bivariat menggunakan Uji Paired Sampel t-tes dan Uji Independent Sampel t-test.
Hasil Penelitian : Hasilnya menunjukkan perbedaan yang signifikan dari tingkat
risiko jatuh pretest-posttestprogram latihan square stepping exercisepada
kelompok intervensi (P=0,000) dan terdapat perbedaan signifikan dari tingkat risiko
jatuh pretest-posttest pada kelompok kontrol (p=0,000). Uji paired t-test
menunjukkan perbedaan yang signifikan dari tingkat risiko jatuh antara kelompok
intervensi dan kelompok kontrol setelah dilakukan program latihan p=0,000. Uji
Independent t-test persentase tingkat risiko jatuh sebelum square stepping
exercisedalam kelompok perlakuan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara
kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah SSE P=0,000 (p<0,05) yang
menunjukkan adanya pengaruh square stepping exercise terhadap penurunan
tingkat risiko jatuh pada lanjut usia di Pedukuhan Rogoitan Desa Pendowoharjo
Kecamatan Sewon Bantul Yogyakarta.