Abstract :
Latar Belakang: Lansia adalah sesorang yang memiliki usia lebih dari 60 tahun
keatas. Bertambahnya usia di tandai dengan penurunan kemapuan kinerja tubuh
akibat perubahan dan penurunan fungsi organ tubuh manusia, dengan adanya
penurunan fungsi fisiologis akibat proses degeneratif seperti hipertensi, diabetes
melitus, osteoporosis, karena proses penuaan tersebut akan menyebabkan risiko
jatuh pada lansia. Dukungan sosial yang baik akan menjadi hal yang sangat
berpengaruh terhadap risiko jatuh pada lansia.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
dukungan sosial dengan risiko jatuh pada lansia di Di Desa Ngadem Rembang Jawa
Tengah.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan
menggunakan rancangan cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan pada
penelitian ini yaitu total sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 50
lansia. Instrumen yang digunakan yaitu menggunakan kuesioner dukungan sosial
dan kuesioner risiko jatuh Morse Fall Scale. Uji statistik yang digunakan yaitu
Kendall tau.
Hasil: Didapatkan hasil Dukungan Sosial mayoritas baik (62%), memiliki tingkat
tidak berisiko jatuh mayoritas dalam tingkat tidak berisiko (86%).
Kesimpulan: Tidak Ada hubungan antara Dukungan Sosial dengan Risiko Jatuh
pada Lansia Di Desa ngadem Rembang Jawa Tengah dibuktikan dengan hasil
analisis diperoleh nilai signifikan sebesar sebesar 0,245 (p < 0,05).
Kata Kunci: Dukungan sosial, risiko jatuh, lansia.