Abstract :
Latar Belakang : Fungsi kognitif merupakan kemampuan seseorang untuk
mengelolah, menyimpan dan menggunakan kembali semua masukkan sensorik
dengan secara baik. Fungsi kognitif terdiri dari unsur-unsur memperhatikan,
mengingat, mengerti membicarakan/berkomunikasi perkembangan memori atau
daya ingat. Fungsi kognitif adalah aktivitas mental secara sadar seperti berpikir,
belajar, mengingat, menggunakan Bahasa, dan fungsi kognitif ini memberikan
kemampuan seseorang untuk atensi, memori, kemampuan yang bereksekutif
seperti merencanakan, menilai, mengawasi dan melakukan evaluasi.
Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara
fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia yang mengikuti posyandu di
Dusun Setia, Usaha, Sukma, Parit Baru Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Raya
Kepulauan Kalimantan Barat
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan deskriptif
korelasi menggunakan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel
menggunakan total sampling. Populasi penelitian sebanyak 55 lansia yang
mengikuti posyandu lansia diwilayah kerja puskesmas Sungai Raya Kepulauan.
Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 responden lansia. Instrumen
yang digunakan adalah kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) dan
kuesioner Barthel Indeks. Uji statistic yang digunakan yaitu Kenall Tau.
Hasil : Fungsi kognitif termasuk kategori gangguan fungsi kognitif berat 42
responden (76,4%). Tingkat kemandirian yang dialami responden termasuk
kategori sangat ketergantungan 41 responden (74,5%). Hasil analisis dengan uji
Kendall Tau menunjukan ada hubungan fungsi kognitif dengan tingkat
kemandirian lansia (0,008) <0,005.
Kesimpulan : Ada hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia
yang mengikuti posyandu di Dusun Setia Usaha, Sukma, Parit Baru Wilayah
Kerja Puskesmas Sungai Raya Kepualauan Kalimantan Barat.
Kata Kunci : Fungsi kognitif, Tingkat kemandirian, Lansia