Abstract :
Latar Belakang: Diabetes Melitus adalah penyakit kronis dengan multi etiologi
ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah dan adanya gangguan
metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insulfisiensi
insulin. Perubahan gaya hidup masyarakat, tingkat pengetahuan yang rendah,
minimnya aktivitas fisik, dan pengaturan pola makan yang masih keliru menjadi
penyebab tingginya prevalensi diabetes melitus. Dalam menyampaikan pesanpesan
kesehatan di era teknologi saat ini, juga dapat melalui media telephone
android dengan aplikasi yang sering digunakan banyak orang saat ini adalah
whatsapp (WA).
Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan melalui whatsapp
terhadap tingkat pengetahuan anggota keluarga penyakit diabetes melitus (DM)
terhadap pencegahan penyakit DM di Puskesmas Srandakan Bantul
Metode Penelitian: Jenis Penelitian ini adalah Pre Experiment Design, dengan
rancangan penelitian One Shot Case Study With Pretest-Posttes, cara pengambilan
sampel menggunakan teknik sampel Non Probability Sampling yaitu, Purposive
Sampling. Jumlah sampel 30 orang anggota keluarga DM.
Hasil: Terdapat pengaruh peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan
melalui media whatsapp. Pengaruh tersebut dibuktikan dengan adanya perbedaan
skor rata-rata tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan
melalui media whatsapp dengan nilai P<0,000 dan selisih rerata sebesar 1.400.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh penyuluhan melalui whatsapp terhadap
pengetahuan pencegahan penyakit diabetes melitus tipe 2 pada anggota keluarga
penyakit DM di Puskesmas Srandakan Bantul.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, Pengetahuan Keluarga, Pencegahan Diabetes Melitus.