Abstract :
Latar Belakang : Neonatus merupakan bayi yang lahir pada usia kehamilan 37 ?
42 minggu dengan berat badan normal dengan rentang usia 0 ? 28 hari setelah lahir.
Ansietas dan self efficacy terjadi saat ibu belum sepenuhnya yakin akan kemampuan
dalam merawat neonatus secara optimal. Berdasarkan SDKI tahun 2017, di
Indonesia AKB cukup tinggi sebanyak 185 per hari dengan AKN 15 per 1000
kelahiran hidup. Menurut profil kesehatan D.I Yogyakarta tahun 2017,AKN
sebanyak 234 per 100.000 kelahiran hidup.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat
ansietas dan self efficacy ibu dalam perawatan neonatus
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mix method
dengan strategi Eksplanatoris Sekuensial. Tehnik sampel dalam penelitian
kuantitatif dihitung menggunakan rumus Slovin sebanyak 55 responden ,sedangkan
penelitian kualitatif dengan menggunakan ramdom sampling berdasarkan
responden kuantitatif dengan saturasi data.
Hasil : Tingkat ansietas ibu mayoritas ansietas ringan sebanyak 43 responden
(78,2%). Self efficacy ibu keseluruhan mengalami self efficacy tinggi sebanyak 55
responden (100%).
Kesimpulan : Gambaran ibu dalam merawat bayinya mayoritas mengalami
kecemasan ringan dan self efficacy tinggi.
Kata Kunci : Neonatus, Self Efficacy dan Tingkat Ansietas