Abstract :
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah suatu jenis penyakit
demam akut yang merupakan salah satu penyakit menular, yang disebabkan oleh
virus nyamuk Aedes aegypti maupun Aedes albopictus. Selain itu untuk
melakukan pencegahan DBD perlu mempraktekkan Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat (PHBS). PHBS adalah sebuah cara atau tindakan upaya yang dilakukan
untuk memberdayakan anggota keluarga agar paham, tahu dan mengerti serta
mampu atau mau untuk mempraktikan perilaku hidup bersih dan sehat dan
berperan secara aktif dalam upaya gerakan kesehatan di tatanan masyarakat
maupun rumah tangga.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku
hidup bersih dan sehat di rumah dengan pencegahan DBD di wilayah kerja
Puskesmas Tanjungsari Kabupaten Pacitan.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif
korelasi dengan pendekatan cross sectional menggunakan teknik simple random
sampling dan didapatkan 65 responden dari jumlah populasi sebanyak 187 orang
yang terkena DBD di Puskesmas Tanjungsari Kabupaten Pacitan yang dihitung
menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data akan dilakukan menggunakan
kuesioner dan di analisis menggunakan uji statistic yaitu Spearman rank.
Hasil Penelitian: PHBS termasuk kategori baik mayoritas 40 responden (61,5).
Pencegahan penyakit DBD termasuk kategori baik mayoritas 41 responden (63,1).
Hasil analisis dengan uji Spearman rank menunjukan ada hubungan antara
PHBS dirumah dengan pencegahan penyakit DBD (0,004 < 0,05).
Kesimpulan: Ada hubungan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah dengan
pencegahan penyakit demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas
Tanjungsari Kabupaten Pacitan.
Kata Kunci: PHBS, Pencegahan DBD.
Keterangan:
¹ Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Alma Ata Yogyakarta.
² Dosen Prodi D III Kebidanan Universitas Alma Ata Yogyakarta.
³ Dosen Prodi S1 Ilmu Keperawatan Universitas Alma Ata Yogyakarta.