Abstract :
Latar Belakang: Angka kematian Ibu (AKI) masih menjadi salah satu masalah
yang dapat menggambarkan kesejahteraan suatu negara. Menurut Sustainable
Development Goals (SDGs) secara global memperkirakan pada tahun 2030 angka
kematian ibu mencapai 70/10.000 kelahiran hidup. Tingginya kematian ibu salah
satunya disebabkan karena ketidaksiapan ibu dalam menghadapi persalinan dan
rendahnya derajat kesehatan ibu hamil. Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom
Technique) sebuah terapi yang dapat memperbaiki emosi, kondisi pikiran dan
perilaku seseorang dengan meggunakan tiga tahapan yaitu the set-up, tune-in, dan
tapping yang dapat memberikan sikap meningkatkan kesiapan menghadapi
persalinan pada ibu hamil primigravida.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi
SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) terhadap kesiapan menghadapi
persalinan pada ibu hamil di Puskesmas Kasihan II Bantul.
Metode Penelitian: Jenis rancangan ini menggunakan One Group Pretest-Posttest.
Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil primigravida trimester III di
Puskesmas Kasihan II Bantul. Cara pengambilan sampel adalah dengan teknik
purposive sampling. Analisa data menggunakan uji Z test.
Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa kesiapan menghadapi persalinan
sebelum diberikan terapi mayoritas responden memiliki skor 37-54 yaitu 18
responden (60,0%) dan skor 55-72 yaitu 12 responden (40,0%), setelah diberikan
terapi mayoritas responden memiliki skor 55-72 yaitu 28 responden (93,3%). Dari
hasil uji Z test didapatkan hasil nilai -5,14 (p=0,05) yang berarti terdapat pengaruh
terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) terhadap kesiapan
menghadapi persalinan pada ibu hamil primigravida trimester III.
Kesimpulan: Ada pengaruh terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom
Technique) terhadap kesiapan menghadapi persalinan pada ibu hamil primigravida
trimester III.
Kata Kunci: Terapi SEFT, Kesiapan Menghadapi Persalinan, Ibu Hamil