Abstract :
Latar Belakang: Motivasi berobat untuk penderita diabetes mellitus adalah salah
satu faktor yang dapat membuat penyandang diabetes melakukan terapi
pengobatan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dalam penyembuhan dan
menghindari komplikasi dari DM dibutuhkan motivasi dan pemberdayaan diri
agar menghasilkan rasa percaya diri, berpikir positif dan bijak sehingga dapat
terwujud sebuah perilaku aktif terhadap pengelolaan DM.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara
tingkat pendidikan, tingkat sosial ekonomi dengan motivasi berobat pada pasien
diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Pajangan Kabupaten Bantul.
Metode Penelitian: Jenis penelitian inferensial (induktif) dengan rancangan cross
sectional study. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pajangan dengan sampel
sebanyak 33 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner motivasi
berobat. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis regresi.
Hasil: Hasil analisis diperoleh nilai F hitung 0,784 berada pada daerah
penerimaan hipotesis statistik pada interval konfidensi dengan ? = 0,05; p > 0,05
yang menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan, tingkat sosial
ekonomi dengan motivasi berobat pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Pajangan
Kabupaten Bantul.
Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan,
tingkat sosial ekonomi dengan motivasi berobat pada pasien diabetes mellitus tipe
2 di Puskesmas Pajangan Kabupaten Bantul.
Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Motivasi, Tingkat Pendidikan, Tingkat Sosial
Ekonomi.