Abstract :
Latar Belakang: Banjir merupakan suatu keadaan yang dimana air sudah naik
melebihi batas kapasitas volume air yang berdampak pada masyarakat sehingga
dapat menimbulkan berbagai kerugian. Dalam mengatasi kerugian tersebut di
perlukan bentuk kesiapsiagaan bencana banjir yang di dapatkan terutama dari
pengetahuan dari berbagai sumber. Dalam mengantisipasi hal tersebut perlunya
dari kepala keluarga untuk mengetahui tentang banjir sehingga akan timbul sikap
kesiapsiagaan bencana terhadap banjir.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada
hubungan pengetahuan kepala keluarga terhadap kesiapsiagaan bencana banjir di
Imogiri Bantul.
Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional untuk
mengetahui hubungan variabel independen (pengetahuan) terhadap variabel
dependen (kesiapsiagaan bencana banjir). Cara pengambilan sampel
menggunakan Accidental Sampling. Populasi penelitian yaitu kepala keluarga di
Dusun Paduresan Imogiri Bantul sebanyak 141 kepala keluarga dan jumlah
sampel sebanyak 50 responden. Analisa data yang di gunakan adalah univariat
dan bivariat dengan rumus korelasi Kendall Tau.
Hasil: Pengetahuan termasuk dalam kategori baik sebanyak 28 responden sebesar
56,0 %. Kesipasiagaan dalam kategori sangat siap sebanyak 28 responden 56,0 %.
Dari hasil analisis uji Kendal Tau menunjukkan adanya hubungan pengetahuan
terhadap kesiapsiagaan bencana dengan nilai P value (0,000<0,05).
Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan kepala keluarga terhadap kesiapsiagaan
bencana di Imogiri Bantul Yogyakarta
Kata Kunci: Pengetahuan, Kesiapsiagaan Bencana Kepala Keluarga