Abstract :
Latar Belakang: Pemenuhan gizi bayi >6 bulan diperoleh dari MP-ASI. yang
harus mengandung ?4 bintang? berasal dari pangan lokal dan mudah disiapkan.
Penganekaragaman pangan dengan pemanfaatan pangan lokal ?Gulu Naga Ijo?
yang dibuat produk finger food. Kandungan gizi MP-ASI harus mengandung
energi >4 kkal, protein >5 g, lemak 6-18 g dan karbohidrat maksimal 50 g.
Tujuan: Mengetahui kandungan gizi makro (protein, lemak, dan karbohidrat)
tepung komposit dan mengetahui kandungan gizi makro (protein, lemak, dan
karbohidrat) formulasi (P0, P1, P2, P3 dan P4) produk finger food ?Gulu Naga
Ijo? sebagai MP-ASI ?Empat Bintang?.
Metode Penelitian: Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen.
Formulasi tepung komposit yaitu tepung jagung 60%, tepung kacang hijau 25%
dan tepung buah naga 15%. Sedangkan formulasi produk finger food ada lima
perlakuan yaitu P0 (100% tepung terigu), P1 (75% tepung terigu : 25% Tepung
Komposit (TK), P2 (50% tepung terigu : 50% TK), P3 (25% tepung terigu : 75%
TK) dan P4 (100% TK).
Hasil : Kandungan gizi tepung komposit (tepung jagung 60%, tepung kacang
hijau 25%, dan tepung buah naga 15%) berdasarkan analisa proksimat yaitu
protein (5,67%), lemak (2,45%), karbohidrat (65,69%), sedangkan kandungan gizi
berdasarkan informasi nilai gizi kemasan yaitu protein (14,37%), lemak (1,07%),
karbohidrat (93,36%). Kandungan gizi produk finger food formulasi tertinggi
kadar air P4 (11,20%), kadar abu P3 (2,46%), kadar protein P4 (4,33%), kadar
lemak P4 (18,79%), dan kadar karbohidrat P1 (64,14%).
Simpulan : Ada perbedaan (P<0,05) kandungan gizi makro (protein, lemak, dan
karbohidrat) tepung komposit analisa proksimat dan analisa berdasarkan informasi
nilai gizi kemasan. Ada pengaruh yang signifikan kandungan gizi (air, abu, lemak,
protein, karbohidrat) pada formulasi (P0, P1, P2, P3 dan P4) pada produk finger
food.
Kata Kunci: Finger Food, Komposit, MP-ASI, Zat Gizi Makro